STRATEGI TERPADU PERUBAHAN IKLIM (ICCS) KOTA BLITAR TAHUN 2012-2020
Abstrak :
Perkembangan sistem perkotaan saat ini telah berpengaruh pada pola konsumsi dan produksi masyarakat di dalam sistem tersebut. Perubahan pola ini akan berdampak pada lingkungan secara luas, baik lingkungan fisik, lingkungan sosial maupun lingkungan ekonomi. Untuk memastikan tetap terpenuhinya daya dukung lingkungan seiring dengan terus berkembangnya sistem perkotaan; maka perlu dipastikan bahwa perubahan pola tersebut berkembang ke arah yang dapat mendukung terlaksananya pembangunan berkelanjutan di kawasan perkotaan. Isu perubahan iklim menjadi salah satu tantangan bagi kota dalam melaksanakan pembangunan berkelanjutan; terutama dengan adanya hasil-hasil penelitian yang menunjukkan pengaruh kegiatan manusia terhadap terjadinya perubahan iklim ini. Maka dari itu, kota perlu menentukan sikap dalam menghadapi isu ini. Tidak hanya sebagai suatu tantangan, isu perubahan ikim ini tentunya juga harus diperlakukan sebagai suatu peluang; baik dari sisi peluang pendanaan maupun dari sisi pergeseran pola pikir masyarakat ke arah yang lebih baik. Sebagai salah satu kota yang dinamis dan terus berkembang, isu perubahan iklim menjadi salah satu agenda utama Kota Blitar. Penyusunan Strategi Terpadu Perubahan Iklim Kota Blitar ini menjadi salah satu contoh komitmen kota untuk turut berperan serta dalam menghadapi isu perubahan iklim; tidak hanya melalui langkah-langkah adaptasi terhadap dampak perubahan iklim, tetapi juga upaya-upaya mitigasi untuk menurunkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) kota. Penyusunan Strategi Terpadu Perubahan Iklim Kota Blitar menggunakan metodologi yang diadaptasi dari pendekatan Integrated Climate Action (ICA) yang dikembangkan dan diujiterapkan oleh International City & Local Government Initiative (ICLEI). ICA merupakan pendekatan berupa siklus yang terdiri atas 5 fase kegiatan, meliputi: penentuan konteks, penentuan area prioritas dan tujuan, penyusunan dokumen Strategi Terpadu Perubahan Iklim, pelaksanaan, pemantauan dan pelaporan serta evaluasi dan penyesuaian. Pendekatan ini kemudian diadaptasi oleh Program Advis Kebijakan Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim (PAKLIM) dengan disesuaikan kepada kondisi dan karakterakteristik kota-kota di Indonesia. Strategi Terpadu Perubahan Iklim Kota Blitar mencakup seluruh aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim yang akan diimplementasikan oleh Kota Blitar hingga tahun 2025 dalam rangka mencapai tujuan dari strategi terpadu tersebut. Aksi-aksi yang termuat di dalam dokumen strategi ini tidak hanya mencakup aksi-aksi yang terkait kegiatan operasional pemerintah kota, tetapi juga kegiatan masyarakat lainnya yang berada di dalam wilayah administrasi Kota Blitar; namun terbatas pada sektor-sektor yang telah ditetapkan sebelumnya.