STUDI IDENTIFIKASI KAWASAN USAHA SANANWETAN TAHUN 2018
Abstrak :
Keberadaan lapangan ini menjadi tempat bagi masyarakat berolahraga untuk menjaga kesehatannya. Yang perlu diingat juga karena olahraga memiliki berbagai potensi yang berisikan suatu semangat dan kekuatan untuk membangun, karena ia sebenarnya merupakan sense of spirit dari suatu proses panjang pembangunan itu sendiri. Tidak kalah pentingnya prasarana olahraga publik ini juga seringkali menjadi tempat bagi anak-anak menikmati tempat yang luas dan lapang di perkotaan dimana dalam setiap gerakan yang mereka lakukan berarti bagi perkembangan motorik sekaligus mentalnya. Namun, pemenuhan akan kebutuhan ekonomi seringkali dianggap menjadi lebih penting ketimbang yang lainnya. Dan sayangnya perkembangan aktivitas ekonomi ini juga seringkali menjadi berbanding terbalik dengan pengelolaan lingkungan dan pengendalian pemanfaatan ruang apabila tidak terperhatikan dengan baik sebelumnya. Banyak terjadi besarnya aktivitas perekonomian yang ternyata menyebabkan kerusakan lingkungan. Atau juga ketidakpatuhan aktivitas ekonomi pada aturan tata ruang dapat menimbulkan sederetan masalah disamping kesemrawutan dalam segi estetika tata kota. Belum lagi apabila tidak diimbangi dengan peningkatan kualitas manusia pelakunya. Maka perbaikan atas kondisi tersebut bisa membutuhkan waktu yang panjang. Oleh karena itu keseimbangan atas berbagai aspek kehidupan perlu diperhatikan mulai dari pengkajian atas suatu kebijakan, dalam perencanaan maupun dalam pelaksanaannya. Pelaksanaan pembangunan hendaknya diawali oleh suatu proses perencanaan yang baik. Dengan mengingat bahwa perencanaan merupakan proses awal untuk memutuskan tujuan dan cara pencapaiannya. Untuk bisa mendapatkan manfaat atas pembangunan manusia dan ekonomi sekaligus maka menata suatu kawasan yang dapat merangkum keduanya menjadi alternatif bagi pembangunan di Kota Blitar. Lapangan Sananwetan yang dalam RDTRK secara fungsi adalah Sarana Pelayanan Umum Olahraga dipandang dapat dimaksimalkan pemanfaatannya juga sebagai pembangkit kegiatan perekonomian dengan adanya pembangunan pendukung fasilitas olahraga. Demikian juga dengan prasarana olahraga di sekitarnya yang juga berada dalam kawasan yang dipandang cukup strategis. Tentunya hal ini harus memenuhi ketentuan-ketentuan yang setidaknya ditinjau dari estetika, tata ruang, fungsi, nilai ekonomi maupun dampak lalu lintas sekitarnya utamanya karena berada di jalur jalan nasional. Atau bisa jadi kawasan usaha baru ini akan berada pada alternatif titik lain yang lebih feasible akan tetapi tetap dapat menunjang fungsi yang ada. Maka untuk mendapatkan jawabannya dipandang perlu dilakukan suatu studi identifikasi / kajian yang selanjutnya dapat menjadi dasar bagi perencanaan dan pengembangannya.